Kurikulum Langit


.

⭐⭐⭐⭐⭐ ﷽ ⭐⭐⭐⭐⭐

Pendidikan pertama anak adalah pada Ibunya, orang tuanya, keluarganya. Seorang ibu harus mempersiapkan ilmu mendidik anak sedari awal. Sehingga telah siap dengan kurikulum terbaik untuk anaknya.

هُوَ الَّذِیۡ بَعَثَ فِی الۡاُمِّیّٖنَ رَسُوۡلًا مِّنۡہُمۡ یَتۡلُوۡا عَلَیۡہِمۡ اٰیٰتِہٖ وَیُزَکِّیۡہِمۡ وَیُعَلِّمُہُمُ الۡکِتٰبَ وَالۡحِکۡمَۃَ  ؕ  وَاِنۡ کَانُوۡا مِنۡ قَبۡلُ لَفِیۡ ضَلٰلٍ مُّبِیۡنٍ  ۙ 
Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (Al-Jumu'ah 62:2)

Kurikulum terbaik untuk umat manusia telah dinashkan dalam Al-Qur'an, Surah Al-Jumu'ah ayat ke-2. Kurikulum langit, ada 4 fase pendidikan.
  1. Dibacakan Al-Qur'an. Seorang pendidik harus tetap membacakan suatu ilmu, meski peserta didiknya sudah bisa membaca sendiri. Hal ini akan lebih melekat dalam fikiran. Terlebih, peserta didik selanjutnya diwajibkan untuk menulis ilmu yang telah disampaikan. Seperti halnya pesan dari Al Imam Asy Syafi'i rahimahullah anhu, "Ikatlah ilmu itu dengan tulisan!"
  2. Tazkiyatun Nafs, atau penyucian jiwa. Karena hanya orang-orang yang jiwanya bersih dari kemaksiatan, dan segala yang dilarang Allah, akan mudah untuk menerima ilmu. Memudahkan dirinya untuk semakin fokus.
  3. Mengajarkan Al Kitab. Kitab umat Islam adalah Al-Qur'an Al Karim. Mempelajari Kalamullah, akan mengantarkan diri untuk menapaki jalan kehidupan yang diridhai Allah. Jalan menuju Jannatullah, meski berliku-liku, namun dijanjikan kenikmatan luar biasa setelah melaluinya. Tidak ada hal yang mudah demi meraih sesuatu yang indah.
  4. Mengajarkan Al Hikmah. Al Hikmah dari Sunnah-sunnah Rasulullah. Segala sesuatu yang telah dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ. Kita umat Rasulullah ﷺ harus ta'at, menjalankan semua ibadah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ, tanpa mengurangi ataupun menambahi. Islam sepeninggal Rasulullah telah sempurna, begitulah yang tertulis pada Surah Al-Ma'idah 5:3
 اَلۡیَوۡمَ اَکۡمَلۡتُ لَکُمۡ دِیۡنَکُمۡ وَاَتۡمَمۡتُ عَلَیۡکُمۡ نِعۡمَتِیۡ وَرَضِیۡتُ لَکُمُ الۡاِسۡلَامَ دِیۡنًا ؕ فَمَنِ اضۡطُرَّ فِیۡ مَخۡمَصَۃٍ غَیۡرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثۡمٍ ۙ فَاِنَّ اللّٰہَ غَفُوۡرٌ رَّحِیۡم

"... Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. Tetapi barangsiapa terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Begitulah Allah telah mengajarkan hambaNya dengan sejelas-jelasnya, maka nikmat mana lagi yang akan kalian dustakan?

Semoga Allah memudahkan kita untuk menjadi para pendidik yang diridhaiNya dalam menjalankan kurikulum langit. Aamiin.
WaAllahu A'lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar