🍃🍃🍃Renungan Sore🍃🍃🍃
Dulu saya pikir sholat dhuha dan membaca zikir itu pembuka pintu rezeki, dan dulu juga saya pikir, Rezeki/Rizki itu berwujud uang,Gaji yg besar, banyak order, banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan di Bank, punya banyak asset
Seperti : Kendaraan, Properti disana-sini, dll
Intinya : Harta...
Setelah mencari tau apa makna Rezeki / Rizqi dalam Islam (sesuai yg tertera dalam Alquran dan hadits), ternyata saya salah besar...
Ternyata,
🍁 langkah kaki yg dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rizqi.
🍁 langkah kaki yg dimudahkan untuk shalat berjamaah di masjid, adalah rizqi.
🍁 hati yg Allah jaga jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rizqi.
🍁 punya temen2 yang sholeh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rizqi.
🍁 saat keadaan sulit penuh keterbatasan, itu juga rizqi. Mungkin jika dalam keadaan sebaliknya, justru membuat kita kufur, sombong, angkuh bahkan lupa diri.
🍁 punya orang tua yang sakit2an,ternyata itu adalah rizqi, karena merupakan ladang amal pembuka pintu surga bila Kita tulus Ikhlas mengurusnya.
🍁 Tubuh yang sehat, adalah rizqi. Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rizqi karena sakit adalah penggugur dosa.
🍁 dan mungkin akan ada jutaan list lainnya bentuk2 rizqi yang kita tidak sadari...
Suami Istri dan anak2 Sehat itu Rizki, anak-anak Anda sekolahnya lancar itu Rizki, hidup Rukun sama Tetangga itu Rizki... Bahkan bila Anda mendapatkan kiriman kajian tausiah yg mengajak kebajikan dari Group WhatsApp itu juga Rizki,karena Anda mendapatkan Ilmu darinya...
Justru yang harus kita waspadai adalah ketika hidup kita berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitu banyak hak Allah yang belum mampu atau tidak kita tunaikan... 😔
Mari sebarkan kebaikan dan nikmati Rizqi + Rizqi yg Allah amanahkan Kepada Kita
… ﻭَﻣَﺎ ٱﻟْﺤَﻴَﻮٰﺓُ ٱﻟﺪُّﻧْﻴَﺎٓ ﺇِﻻَّ ﻣَﺘَٰﻊُ ٱﻟْﻐُﺮُﻭﺭِ
... Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (Al-Hadid - 57:20)
#Semoga Bermanfaat 🙏🏻
Alhamdulillahi rabbil alamiin... Segala puji atas karunia Allah Ta'ala. Sungguh saya tiada menyangka atas rezeki yang baru saya terima ini. Menang lomba desain web pembelajaran. Meski saya masih di peringkat kedua, namun sungguh tiada sangka. Allahu Rahman Rahim.. Allahu Yaa Mughni, Yaa Rozaq..
Saya benar² diberi penghiburan. Sepekan kemari saya merasa down dengan psikis saya. Konflik batin dengan guru, yang saya sendiri kurang 'ngeh' permasalahan itu. Tiba-tiba saya merasa disingsihkan begitu saja. Selain itu saya juga konflik dengan murid salah satu kelas yang tidak menghargai saya, meremehkan. Sepekan itu terasa sangat berat. Hingga akhir pekannya saya sebelum saya lomba, hanya 2 orang yang mengucapkan doa dan kata penyemangat untuk saya.
Saya hanya bisa curhat dirumah. Alhamdulillah, Allah memberikan penyejukan batin melalui orang tua saya yang tercinta, dan kajian-kajian di majlis ta'lim.
Saya berusaha bersabar dengan terus berdoa pada Allah. Ya Allah mudahkanlah urusan hamba, lancarkanlah lomba ini. Apabila Engkau izinkan, berikanlah rezeki yang terbaik untuk hamba.
Alhamdulillah, Barakallah, rezeki ini benar-benar sebagai penghiburan bagi saya. Semoga dengan ini, hubungan murid² saya dan saya lebih baik, semua jadi umat yang shalih shalihah termasuk saya. Semoga dengan rezeki ini guru² yang sedang konflik batin dengan saya, bisa runtuh konfliknya. Meskipun sebenarnya dlsaya lebih merasa aman, karena sedikit disingsihkan. Bukannya apa-apa, namun saya akhirnya menyadari bahwa diam adalah emas. Lebih baik diam jika kamu tidak dapat berkata yang baik. Sejatinya lisan itu punya beban yang memberatkan batin. Mungkin inilah hikmah sebenarnya dari masalah saya, Allah memperingatkan saya untuk lebih berhati-hati, berucap ataupun bersikap.
Ya Allah semoga dengan rezeki ini membawa barakah untuk saya dan seluruh umat, baik di sekolah maupun keluarga saya tercinta. Jangan jadikan hamba termasuk orang yang lalai akan nikmat dariMu Yaa Rabb.. Jangan jadikan hamba termasuk orang yang riya'.
"Allahumma ashbaha bii min ni’matin au biahadin min khalqika faminka wahdaka laa syariikalaka falakal hamdu wa lakasy syukru."(Ya Allah, atas nikmat yang Engkau berikan kepada ku hari ini atau yang Engkau berikan kepada salah seorang dari makhluk-Mu, maka sungguh nikmat itu hanya dari-Mu dan tidak ada sekutu bagi-Mu. Segala pujian dan ucap syukur hanya untuk-Mu)
Bagaimana Hukum Shalat di Masjid yang Ada Kuburannya?Seperti Masjid Nabawi?
Sesaat yang lalu saya mendengar sebuah kajian, seperti rekan saya ada yang menstreaming sebuah kajian. Lantas saya mengdengar statement tentang hukum shalat di masjid yang ada kuburannya. Hal ini mengusik pikiran saya, karena setahu saya di majlis ta'lim yang pernah saya ikuti, hukumnya adalah haram, sedangkan di kajian sesaat tadi, sang ustadz menyampaikan hukumnya boleh. Masih saya re-search lagi hukum-hukumnya, dimana saya pernah ketemu dalil perbandingan keduanya.
Disamping itu, saya ingat pernah ada yang bertanya lantas bagaimana hukum shalat di masjid Nabawi yang ada makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Ternyata pertanyaan ini menjadi syubhat. Berikut penjelasannya yang saya dapat.
Sebagian orang menyampaikan syubhat mengenai masjid Nabawi (di kota Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Madinah). Jika memang shalat di masjid yang ada kubur terlarang, lantas bagaimana dengan keadaan masjid Nabawi itu sendiri? Bukankah di dalamnya ada kubur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhohullah mengatakan bahwa syubhat ini adalah talbis, yaitu ingin menyamarkan manusia. (Durus Syaikh Sholeh Al Fauzan, Al Muntaqo).
Cukup, syubhat di atas dijawab dengan penjelasan Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin berikut ini:
- Masjid Nabawi tidaklah dibangun di atas kubur. Bahkan yang benar, masjid Nabawi dibangun di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hidup.
- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah di kubur di masjid sehingga bisa disebut dengan orang sholeh yang di kubur di masjid. Yang benar, beliau dikubur di rumah beliau.
- Pelebaran masjid Nabawi hingga sampai pada rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan rumah ‘Aisyah bukanlah hal yang disepakati oleh para sahabat radhiyallahu ‘anhum. Perluasan itu terjadi ketika sebagian besar sahabat telah meninggal dunia dan hanya tersisa sebagian kecil dari mereka. Perluasan tersebut terjadi sekitar tahun 94 H, di mana hal itu tidak disetujui dan disepakati oleh para sahabat. Bahkan ada sebagian mereka yang mengingkari perluasan tersebut, di antaranya adalah seorang tabi’in, yaitu Sa’id bin Al Musayyib. Beliau sangat tidak ridho dengan hal itu.
- Kubur Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah di masjid, walaupun sampai dilebarkan. Karena kubur beliau di ruangan tersendiri, terpisah jelas dari masjid. Masjid Nabawi tidaklah dibangun dengan kubur beliau. Oleh karena itu, kubur beliau dijaga dan ditutupi dengan tiga dinding. Dinding tersebut akan memalingkan orang yang shalat di sana menjauh dari kiblat karena bentuknya segitiga dan tiang yang satu berada di sebelah utara (arah berlawanan dari kiblat). Hal ini membuat seseorang yang shalat di sana akan bergeser dari arah kiblat. (Al Qoulul Mufid, 1: 398-399)
Demikian bahasan kami mengenai hukum shalat di masjid yang ada kubur. Yang nampak dari dalil, bahwa shalat di tempat semacam itu adalah haram. Adapun mengenai kesahan shalat di masjid yang ada kubur, butuh dibahas dalam bahasan lainnya.
Semoga Allah beri hidayah demi hidayah. Wallahu waliyyut taufiq.
Referensi:
- Al Muntaqo fil Ahkamisy Syari’ah min Kalami Khoiril Bariyyah, Majduddin Abul Barokat ‘Abdussalam bin Taimiyah Al Haroni, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan kedua, tahun 1431 H.
- Al Qoulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan kedua, 1424 H.
- Fathul Majid Syarh Kitab Tauhid, ‘Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh, terbitan Darul Ifta’, cetakan ketujuh, tahun 1431 H.
- Durus Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhohullah, kitab Al Muntaqo karya Majduddin Abul Barokat ‘Abdussalam bin Taimiyah Al Haroni, 8 Jumadal Ula 1433 H, di Hay Malaz, Riyadh, KSA.
Sumber: https://muslim.or.id/8926-shalat-di-masjid-yang-ada-kubur.html
Manusia diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada Allah dan beramal sebanyak-banyaknya. Setiap amalan yang dikerjakan akan ditimbang, dihisab pada yaumul akhir nanti. Oleh karena itu hendaknya berlomba-lomba beramal shalih, fastabiqul khoirot.
Salah satu amalan shalih yang utama adalah shalat sunnah 2 raka'at ringan setelah shalat subuh. Yakni pada waktu Syuruq,
Keutamaan
Barang siapa yang setelah shalat Subuh, ia duduk berdzikir "Subhannaldengan ikhlas, maka balasannya akan ditanamkan kurma di surga.
Allah akan
*Menjadi Tetangga Nabi ﷺ*
بسم الله الرحمن الرحيم
إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا اللهﷻوَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاﷺ عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَه
_Ikhwanie fidfin rahimakumuLlah.._
Sebagaimana telah kita bahas pada kajian adab pekan lalu bahwa sungguh Islam ini meninggikan dan mengutamakan orang-orang yang mau menghiasi dirinya dengan akhlak yang mulia.
Dalam sebuah hadits yang shahih, RasuluLlah ﷺ bersabda (artinya) :
*_“Sebaik-baik kalian adalah yang paling mulia akhlaknya.”_* (HR Bukhari dan Muslim).
Beliau ﷺ juga telah bersabda (artinya) :
*_“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat tempat tinggalnya denganku (tetangga) pada hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya.”_* (HR. Tirmidzi, shahih).
Dengan adab dan akhlak mulia pulalah kelak pada hari kiamat timbangan kebaikan kita bisa lebih berat dari timbangan kejelekan yang ada, sebagaimana sabda Nabi ﷺ (artinya) :
*_“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang mulia.”_* (HR. Tirmidzi, shahih).
Jika kita hendak mempelajari bagaimana adab dan akhlak yang melekat pada diri RasuluLlah ﷺ, maka tentu itu lebih dari cukup adanya. Beliau ﷺ lah sumber adab dan akhlak mulia, sehingga tidaklah perlu lagi kita mempelajari berbagai ilmu etika yang bersumber dari negara barat atau kebudayaan mana pun.
Segala adab dan akhlak yang mulia tersebut sudah Beliau ﷺ contohkan dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana Allah ﷻ berfirman (artinya) :
*_“Sesungguhnya telah ada pada diri RasuluLlah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.”_* (QS. Al Ahzab: 21).
Juga firman Allah ﷻ (artinya) :
*_“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”_* (QS. Al Qalam: 4)
Bahkan mencontohkan dan mempraktikkan adab dan akhlak mulia adalah salah satu tugas utama yang Beliau ﷺ emban sebagai seorang rasul, sebagaimana sabda Beliau ﷺ (artinya) :
*_“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.”_* (HR Bukhari dalam Al Adabul Mufrad).
Dengan demikian, jika kita benar-benar serius hendak mempelajari adab dan akhlak mulia maka tiada lain sumbernya adalah Al Qur’an dan hadits-hadits shahih RasuluLlah ﷺ.
Lantas secara spesifik kepada siapa dan di mana saja kita harus beradab serta berakhlak mulia ini? Bisa kita jelaskan bahwa jika ditinjau dari objeknya, adab dan akhlak mulia di dalam Islam ini bisa kita temui di lima objek, yakni adab kepada Allah ﷻ, kepada Al Qur'an, kepada RasuluLlah ﷺ, kepada diri sendiri, dan terakhir kepada masyarakat sekitar.
Secara detail kelima objek tersebut akan kita bahas pada kajian edisi yang akan datang. _InsyaaLlah_.
Kini kita ikhtiyarkan selalu agar akhlaq kita menjadi kian baik dari hari ke hari, antara lain dengan mengamalkan doa setiap kali becermin, seperti yang telah diajarkan oleh RasuluLlah ﷺ sebagai berikut :
اللهم كما حسنت خلقي فحس خلوقي
*Allahumma kamaa hassanta khalqi, fahassin khuluuqi*
_(Ya Allah, sebagaimana Engkau telah membaguskan tubuhku, maka baguskanlah akhlakku)._ (HR. Ahmad, shahih).
Semoga Allah ﷻ senantiasa memberi kita akhlak yang mulia. _Aamiin.._
_WaLlaahu ﷻ A'lam Bish-Showwaab WaLlaahu ﷻ Waliyyut Taufiq_
Semoga bermanfaat.
_BaarokaLlaahuﷻ Fiikum. HadanaLlaahuﷻ Wa Iyyaakum Jamii'an. YassaraLlaahuﷻ Lanal Khairo Haitsuma Kunna..._
سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك (21/10)
•════ஜ✽✿۩❁۩✿✽ஜ════•
*Majlis Al Firosy Indonesia*
- •┈••• ◈✹🍁☝🍁✹◈ •••┈•
HADITS KE DUA PULUH DUA “Jalan Menuju Surga”
عَنْ أَبِي عَبْدِ اللهِ جَابِرْ بْنِ عَبْدِ اللهِ الأَنْصَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : أَرَأَيْتَ إِذَا صَلَّيْتُ اْلمَكْتُوْبَاتِ، وَصُمْتُ رَمَضَانَ، وَأَحْلَلْتُ الْحَلاَلَ، وَحَرَّمْت الْحَرَامَ، وَلَمْ أَزِدْ عَلَى ذَلِكَ شَيْئاً، أَأَدْخُلُ الْجَنَّةَ ؟ قَالَ : نَعَمْ
[رواه مسلم]
“Diterangkan dari Abu Abdillah al-Anshari r.a: Ada seorang lelaki yang bertanya kepada Rasulullah SAW sembari berkata: “Bagaimana penilaiamu, jika aku telah mengerjakan shalat maktubah (shalat fardhu lima waktu), berpuasa pada bulan Ramadhan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram, dan aku tidak menambahnya dengan sesuatu pun. Adakah aku bisa masuk surga?” Jawab beliau: “Ya.” (HR. Muslim)
Yang dimaksud dengan: Bagaimana pendapatmu ( ﺃﺭﺃﻳﺖ) dalam pertanyaan lelaki tersebut adalah : Beritahukan kepadaku.
Maksud pernyataan: Aku menghalalkan yang halal, adalah: Aku beri’tikad bahwa perkara itu halal, dan aku mengerjakannya apabila itu merupakan kewajiban,
Sedangkan maksud pernyataan: Aku mengharamkan yang haram, adalah: Aku beri’tikadbahwa perkara itu haram, dan aku tidak mengerjakannya.
Adapun maksud sabda Rasulullah: “Ya.” adalah: “Engkau masuk surga.”
Sehingga di sini dijelaskan bahwa untuk menuju surga kita cukup mengerjakan shalat lima waktiu, puasa di bulan Ramadhan, mengerjakan segala sesuatu yang diwajibkan yang halal seperti zakat, belajar Al-Qur’an, Haji, dan ibadah-ibadah lain yang telah dicontohkan Rasulullah tanpa menambahkan suatu hal yang tidak dicontohkan (bid’ah), juga senantiasa menjaga diri dari perbuatan yang haram. Dengan begitu kita termasuk orang-orang yang masuk surga. ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ
Allahu a'lam
Namun perlu diketahui, kata cukup diatas tidaklah sesimpel penulisannya. Cukup melakukan apa yang diperintahkan Allah. Manusia sejak dilahirkan pun telah beriringan dengan musuhnya, siapa lagi kalau bukan Iblis laknatullah. Sehingga untuk hanya melakukan apa yang diperintahkan Allah pasti akan mendapati halangan demi halangan. Allah SWT pun juga telah berfirman, bahwa tidaklah manusia diciptakan tanpa merasakan ujian dari Allah. Adapun ujian itu adalah bagaimana kita umat manusia dapat mengalahkan musuh kita. Ke-istiqamahan akan syariat Allah adalah kunci suksesnya. إن شاءالله
Demikian uraian singkat tentang penjelasan hadits kiat menuju surga. Jika ada kesalahan penulisan atau pemahaman silahkan berikan komentar.Alhamdulillahi rabbil 'alamin, wa astaghfirullahal adziim.
“Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri.” (Qs. Al-Baqarah 44)
.
.
Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata : “Berhati-hatilah, jangan sampai engkau menjadi petunjuk manusia kepada jalan Allah tapi kemudian engkau melupakan dirimu sendiri. Mohonlah selalu perlindungan kepada Allah supaya engkau tidak menjadi jembatan yang digunakan orang untuk lewat menuju surga tapi kemudian kau dilempar ke neraka.”
.
Kontribusi oleh @fahmimaa
.
Kontribusi oleh @fahmimaa
#duniajilbab
Astagfirullah😭
Masih sering ini mah..
M A T E M A T I K A
==================
1) Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?
2) Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya MINUS?
3) Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?
Pengertiannya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya:
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti/exact, yg bisa kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.
Untuk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).
Maknanya adalah
💠Kalau kita melakukan perbuatan baik, spt sedekah misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, maka semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).
Tetapi ketika kita melakukannya dgn Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yang artinya Tuhan akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dengan balasan yang tak terhingga (Penuh Barokah)
💠Tatkala engkau memperbaiki niatmu, saat itulah Tuhan memperbaiki keadaanmu. Ikhlas
💠Ketika engkau menginginkan kebaikan untuk org lain, maka kebaikan itu datang kepadamu dari arah yang tidak engkau kira
💠Di saat kita hidup untuk membuat orang lain bahagia, Tuhan menjadikan orang lain membahagiakan kita
💠Maka carilah selalu celah untuk "memberi", bukan "mengambil" (Shadaqah)
💠Setiap kali engkau memberi maka di saat itulah engkau diberi (oleh Tuhan) tanpa engkau meminta.
AMALAN YANG DAPAT MENDATANGKAN REZEKI
Amalan-amalan ini diambil dari berbagai kitab.
1. Bersilatur rahmi
عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِى أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ.
Dari Ibnu Syihab dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Anas bin Malik bahwa Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa ingin lapangkan pintu rizqi untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturrahmi. (H. R. Bukhari no. 5987 dan Muslim no. 6688)
2. Gemar bershadaqah
وَمَا أَنفَقْتُم مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ
Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. Q.S. 34 Saba' 39
3. Menyuruh (mengajak) keluarga untuk melaksanakan shalat
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لاَ نَسْأَلُكَ رِزْقاً نَّحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami lah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. (Q.S. 20 Thaahaa 132)
4. Membaca doa di bawah ini setelah shalat Jum'ah 3 kali
اَللهم ياَغَنِيُّ يَاحَمِيْدُ يَامُبْدِئُ يَامُعِيْدُ يَارَحِيْمُ يَاوَدُوْدُ اَغْنِنَا بِحَلاَ لِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kaya Yang Maha Terpuji, yang menciptakan kembali makhluk-Nya, Yang Maha Pengasih dan yang sangat mencintai, perkayakanlah kami dengan rizkimu yang halal bukan yang haram, berikanlah kemampuan taat kepada-Mu bukan maksiat kepada-Mu, dan anugrah kanlah kemulyaan-Mu bukan kemulyaan selain-Mu.
5. Membaca kalimat dibawah ini sebelum shalat shubuh 100 kali tiap hari
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ اْلعَظِيْمِ، اَسْتَغْفِرُ اللهَ
6. Membaca kalimat di bawah ini sebelum maghrib 100 kali tiap hari
لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ
7. Shalat lima waktu dengan berjamaah
8. Datang ke masjid sebelum adzan
9. Beristiqomah melaksanakan shalat dhuha
10. Memperbanyak membaca surat Waqi'ah
11. Mendoakan kedua orang tua
12. Selalu menjaga wudhu
13. Melaksanakan shalat sunah fajar (shalat sebelum subuh)
14. Selalu melaksanakan shalat witir
15. Menjauhi duduk dengan banyah wanita (dan sebaliknya) kecuali ada hajat
16. Meninggalkan omongan-omongan yang tidak berguna, baik bagi agamanya maupun bagi dunianya
Dari uraian diatas dapat disimpulkan dalam satu kata yaitu TAKWA
وَمَنْ يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً . وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ
Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (Q.S. 65 Ath Thalaaq 3)
Alhamdulillah wa syukurillah... ulalalala..
Dah lama ana coba bake roti, segala macam roti GGL alias gagal.. 😂😭😂
Baru ni alhamdulillah success!! 😉
Awalnya ga yakin ini berhasil, abis pas aduk smua adonan itu kok berasa kaku, gak bisa agak lemesan.. begrindil² bulir² susah nyatu smua adonannya. Kayanya akibat timbangan yang dah error kali ya. Pokoknya was was. Akhirnya ana tambahin air dikit², sambil basmallah.. 😂 Sekitar 50cc an gtu bsa agak lemesan. Pas profingnyaaa... bikin mules liatin, ga mekar², 30menit, 1 jam, 2 jam ngembang dikit, 3 jam baru mumbul 2x lipat. 😂😂
Dari jam setengah 1 sampe jam setengah 4 baru diulenin.. Pas ngempisin itu, Masyaa' Allah bagaikan marshmallow lembek, lembyuuut, ga bisa diuleni, berkali-kali tabur tepung padahal. Sampai pesimis, dah lah pokok bisa dipegang gak lengket, lgsung tata diloyang lah, tawakal. Iya gitu, proofing kedua kok Alhamdulillah masing mengembang mumbul.. hihi seneng.. firasat bakal jadi nih..
Dan ketika keluar oven... Beuuhhh... Nari² deh.. disobek seratnya mekar, lembut ngapass.. Rasanya juga endes sih tapi menurut ana kurang susu. Next mau tambah susunya..
Yeey!! Akhirnya kesampaian buat roti sendiri, No Ulen pula.. Recommended lah Moms..
Tafadhol, silahkan executed.. Resep di postingan sebelumnya yaa 😉😄
Masuk ke list archived nih.. Masih sibuk silaturahim lebaran jadi blum sempat eksekusi huhu.. padahal ana dah excited gitu tau ni roti lembut berseraaat tanpa ulen. Wow kan endes bener klo tanpa susah ulen.. secara ana kaga kuat ulen², endel ya? hihihi, abis berat banget moms..
Nih munpung adek² ana pulang dari ponpes, perbaikan gizi, sama mama disuruh bikin ini., ah save dulu lah.. ntar klo dah free ana setor rikuk.. 😁😁
Roti Sobek No Ulen by : Vera Sepdia Cookpad
- Bahan biang
- 130-140 ml air hangat
- 1 sdt ragi aktif
- 2 sdm gula pasir
- Bahan roti
- 225 terigu cakra
- 1 sachet susu bubuk dancow
- 2 sdm gula pasir
- 1/2 sdt vanili essence
- 35 gr margarin/butter (saya blue band cake n cookies dan blue band margarin)
- sedikit garam
- isian :
- selai/keju/pisang/sosis suka suka ya moms
Langkah
- Hidupkan ragi Tuang air dalam gelas, beri gula aduk sebentar. Tambahkan ragi, aduk sebentar asal kecelup. Jika sudah berbusa tinggi berarti ragi aktif, jika tidak maka ragi mati jangan dipakai
- Campur semua bahan roti termasuk bahan biang kecuali margarin/butter. Aduk rata dengan spatula yang kaku yaa, jangan yang lemas nanti patah. Atau gunakan tangan yang ditutup plastik. Tambahkan margarin aduk rata kembali. Tutup dengan plastik/serbet basah. Diamkan 30 menit.
- Kempiskan adonan diatas meja yang sudah ditabur terigu, uleni 5 menit. Adonan memang lengket karena ini no ulen jadi kandungan airnya harus banyak. Tangan juga tabur dengan terigu. Biar tidak lengket. Setelah diuleni adonan tidak lengket. Bagi beberapa bagian. Saya timbang 35 gram-an. Isi dengan selai atau isian lainnya. Bulatkan dan taruh diwadah. Diamkan minimal 30 menit. Poles adonan roti
- Panaskan oven dan oven kurleb 25 menit. Sesuaikan oven saja yaa, tiap oven berbeda














