Menjadi Tetangga Nabi ﷺ




*Menjadi Tetangga Nabi ﷺ*

بسم الله الرحمن الرحيم
إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا اللهﷻوَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاﷺ عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَه

_Ikhwanie fidfin rahimakumuLlah.._
Sebagaimana telah kita bahas pada kajian adab pekan lalu bahwa sungguh Islam ini meninggikan dan mengutamakan orang-orang yang mau menghiasi dirinya dengan akhlak yang mulia.

Dalam sebuah hadits yang shahih, RasuluLlah ﷺ bersabda (artinya) :

*_“Sebaik-baik kalian adalah yang paling mulia akhlaknya.”_* (HR Bukhari dan Muslim).

Beliau ﷺ juga telah bersabda (artinya) :

*_“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat tempat tinggalnya denganku (tetangga) pada hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya.”_* (HR. Tirmidzi, shahih).

Dengan adab dan akhlak mulia pulalah kelak pada hari kiamat timbangan kebaikan  kita bisa lebih berat dari timbangan kejelekan yang ada, sebagaimana sabda Nabi ﷺ (artinya) :

*_“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang mulia.”_* (HR. Tirmidzi, shahih).

Jika kita hendak mempelajari bagaimana adab dan akhlak yang melekat pada diri RasuluLlah ﷺ, maka tentu itu lebih dari cukup adanya. Beliau ﷺ lah sumber adab dan akhlak mulia, sehingga tidaklah perlu lagi kita mempelajari berbagai ilmu etika yang bersumber dari negara barat atau kebudayaan mana pun.

Segala adab dan akhlak yang mulia tersebut sudah Beliau ﷺ contohkan dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana Allah ﷻ berfirman (artinya) :

*_“Sesungguhnya telah ada pada diri RasuluLlah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.”_* (QS. Al Ahzab: 21).

Juga firman Allah ﷻ (artinya) :

*_“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”_* (QS. Al Qalam: 4)

Bahkan mencontohkan dan mempraktikkan adab dan akhlak mulia adalah salah satu tugas utama yang Beliau ﷺ emban sebagai seorang rasul, sebagaimana sabda Beliau ﷺ (artinya) :

*_“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.”_* (HR Bukhari dalam Al Adabul Mufrad).

Dengan demikian, jika kita benar-benar serius hendak mempelajari adab dan akhlak mulia maka tiada lain sumbernya adalah Al Qur’an dan hadits-hadits shahih RasuluLlah ﷺ.

Lantas secara spesifik kepada siapa dan di mana saja kita harus beradab serta berakhlak mulia ini? Bisa kita jelaskan bahwa jika ditinjau dari objeknya, adab dan akhlak mulia di dalam Islam ini bisa kita temui di lima objek, yakni adab kepada Allah ﷻ, kepada Al Qur'an, kepada RasuluLlah ﷺ, kepada diri sendiri, dan terakhir kepada masyarakat sekitar.

Secara detail kelima objek tersebut akan kita bahas pada kajian edisi yang akan datang. _InsyaaLlah_.

Kini kita ikhtiyarkan selalu agar akhlaq kita menjadi kian baik dari hari ke hari, antara lain dengan mengamalkan doa setiap kali becermin, seperti yang telah diajarkan oleh RasuluLlah ﷺ sebagai berikut :

اللهم كما حسنت خلقي فحس خلوقي

*Allahumma kamaa hassanta khalqi, fahassin khuluuqi*
_(Ya Allah, sebagaimana Engkau telah membaguskan tubuhku, maka baguskanlah akhlakku)._ (HR. Ahmad, shahih).

Semoga Allah ﷻ senantiasa memberi kita akhlak yang mulia. _Aamiin.._

_WaLlaahu ﷻ A'lam Bish-Showwaab WaLlaahu ﷻ Waliyyut Taufiq_

Semoga bermanfaat.
_BaarokaLlaahuﷻ Fiikum. HadanaLlaahuﷻ Wa Iyyaakum Jamii'an. YassaraLlaahuﷻ Lanal Khairo Haitsuma Kunna..._

سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك        (21/10)
   
    •════ஜ✽✿۩❁۩✿✽ஜ════•
       *Majlis Al Firosy Indonesia*

  •        •┈••• ◈✹🍁☝🍁✹◈ •••┈•

Tidak ada komentar:

Posting Komentar